Dijual Rumah Baru Di Sewon Bantul ...
Rumah Dijual di Bantul
Rp 1.575.000.000 Nego
  • LT: 140 m2
  • LB: 153 m2
  • KT: 4
  • KM: 2
Beranda » Blog » Harga Tanah Di Jogja Permeter 2018

Harga Tanah Di Jogja Permeter 2018

Dipublish pada 3 November 2018 | Dilihat sebanyak 341 kali | Kategori: Blog

Harga Tanah Di Jogja Permeter 2018

Di kota-kota besar sebagaimana Yogyakarta, harga tanah selaras dengan meningkatnya keperluan masyarakat akan tanah baik sebagai tempat tinggal maupun lahan untuk membuka usaha. Yogyakarta atau Jogja tiap tahunnya mengalami peningkatan dan percepatan ekonomi yang cukup signifikan. Bersamaan dengan ini para agen properti maupun pengembang mencoba memanfaatkannya sebagai peluang bisnis.

Salah satu hal paling dasar sebelum Anda akan membeli maupun menjual sebuah rumah tinggal maupun sebuah properti termasuk sebidang tanah yang anda miliki adalah dengan cara menghitung dan menentukan harga jual beli rumah atau properti tersebut, terutama tanah. Harga sebidang tanah per meternya yang nantinya akan dibangun rumah atau pun properti ini memang sangat bervariasi dan juga relatif tak sama. Termasuk harga tanah di Jogja per meter 2018 yang harus menyesuaikan dengan hitungan harga pasar.

Harga sebidang tanah juga bisa saja bergantung pada lokasi atau pun kondisi fisiknya. Maka ada baiknya Anda sudah hitung dengan baik harga jual beli tanah untuk bisa menentukan harga jual tanah sebelum akhirnya menjual maupun membelinya. Apalagi bila Anda ingin menjualnya melalui agen properti, harus menghitung harga jualnya terlebih dulu sesuai pasar.

Hal Penentu Harga Tanah

Hal yang demikian ini dilakukan supaya pada saat Anda ingin menjual sebidang tanah, sebab menjualnya yang terlalu murah dan juga tak sesuai dengan harga yang semestinya akan merugikan Anda. Begitupun juga pada saat ingin membeli tanah, supaya Anda membeli tanah dengan harga pas, tidak tertipu dan membayarnya dengan harga yang lebih tinggi. Simak ulasan berikut:

  1. Menghitung dan Menentukan Harga Jual Beli Tanah

Yang pertama hitung terlebih dulu harga jual beli rumah, supaya Anda tidak rugi dan juga mendapatkan harga yang sesuai dengan pasaran.

  1. Sesuai Harga Pasar

Anda dapat menjual tanah ataupun properti yang dimiliki sesuai harga pasar rumah atau properti yang ada di sekitar lokasi. Secara umum sebidang tanah atau properti di daerah tertentu seperti Jogja mempunyai harga jual yang hampir sama, karena itulah ada baiknya Anda bertanya pada bagian agen properti daerah rumah mengenai harga pasarannya.

  1. Berdasarkan Biaya dan Keuntungan

Anda dapat menentukan harga jual properti dengan harga tanah beserta dengan bangunan juga ditambahkan lagi dengan harga dari investasi yang sudah dibangun. Hal ini terjadi dikarenakan nilai kenaikan sebuah properti biasanya akan selalu naik berkisar 15 % sampai 30 %.

Maka dari itu dapat ditentukan nilai investasi per tahunnya dalam kisaran 20 %. Contohnya saja di awal membeli tanahnya seharga 100 juta rupiah, kemudian dibangun rumah seharga 50 juta rupiah, maka total biaya adalah 150 juta rupiah. Dihuni selama 2 tahun, oleh karena nilai investasi jadi 40 % (2 tahun x 20%), maka harga jual rumahnya dihitung dengan rumusan harga jual (40 % x harga jual tanah dan bangunan), yang artinya 150 juta rupiah + (40 % x Rp 150 juta rupiah) =  210 juta rupiah. Jadi  210 juta rupiah merupakan harga jual rumah Anda.

  1. Sesuai dengan NJOP dari PBB

Pada surat PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang didapatkan di setiap tahunnya di tiap wilayah Indonesia termasuk Yogyakarta, pasti di dalamnya juga tertera informasi NJOP untuk tanah serta bangunan. Harga yang telah tertera di surat itu, dapat Anda jadikan sebagai harga jual minimum tanah atau properti yang Anda miliki. Namun yang harus diingat juga, bila minimum, maka artinya bisa saja merugi sebab umumnya para penjual tanah akan menjual 2 atau 3 kali nilai harga yang tertera pada NJOP.

Tips Memilih Dan Menentukan Lokasi Jual Beli Tanah

Adapun selanjutnya beberapa faktor yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam memilih dan menentukan lokasi tanah baik yang ingin Anda beli maupun dijual. Berikut beberapa faktor tersebut dijelaskan sebagaimana di bawah ini:

  • Legalitas Dan Kelengkapan Surat Tanah

Hal utama yang paling penting untuk diperhatikan dan menjadi pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk investasi bisnis di bidang tanah adalah kelengkapan surat-surat yang berkaitan dengan legalitas tanah tersebut. Kelengkapan surat-surat tanah yang bersangkutan tersebut bisa berupa keterangan resmi yang berkaitan dengan hak atas tanah seperti hak sewa, hak pakai, hak milik, dan lain sebagainya.

Demikian pula halnya juga jika seandainya Anda sengaja membeli tanah tersebut guna untuk memilikinya, maka segera pastikan bahwa tanah tersebut nantinya betul-betul berada dalam kuasa dan kepemilikan Anda. Pastikan untuk selalu memeriksa keabsahan surat-surat dari tanah tersebut yaitu sertifikat hak milik.

Harga tanah tentu merupakan hal yang juga perlu diperhatikan dalam investasi bisnis di bidang tanah adalah harga  tanah tersebut. Maksud dari harga tanah di sini adalah harga jual tanah yang ditawarkan kepada Anda selaku pengembang properti di bidang tanah baik yang dijual maupun yang akan dibeli. Harga selain mengikuti kemampuan finansial pembeli, bagi penjual harga pun akan menyesuaikan dengan harga pasar, tidak terkecuali harga tanah di Jogja tahun 2018 ini.  Maka di sini nantinya dibutuhkan kemampuan bernegosiasi harga tanah agar Anda sebagai pihak pengembang properti di bidang tanah bisa mendapatkan harga yang murah, yang memungkinkan untuk dijual kembali dan meraih keuntungan.

Sebagus apapun kondisi dan lokasi sebidang tanah, namun jika harga yang ditawarkan pada Anda terlalu tinggi, maka sebaiknya jangan coba-coba untuk membelinya karena bisa jadi Anda akan kesulitan mencari pembeli tanah tersebut di kemudian hari disebabkan harga jual tanahnya yang sangat mahal, karena Anda pun juga harus menaikkan harganya untuk mendapatkan keuntungan.

  • Lokasi Tanah

Dalam menentukan lokasi sebidang tanah yang akan Anda beli Anda harus menghindari beberapa lokasi yang berpotensi besar nantinya untuk tidak laku atau terjual dengan harga murah dan menyebabkan Anda mengalami kerugian. Beberapa lokasi yang dihindari tersebut seperti lokasi tanah yang rawan bencana banjir, rawan longsor, atau lokasi tanah yang dekat dengan sesuatu yang akan menimbulkan perasaan tidak nyaman dan aman seperti dekat dari area kuburan, tempat pembuangan limbah, tempat pembuangan sampah, rawan kejahatan, dan yang lain sebagainya.

Lokasi tanah merupakan salah satu faktor yang harus betul-betul diperhatikan dan dipertimbangkan. Maka dari itu, sebelum Anda memutuskan untuk mengalokasikan dana yang Anda miliki pada sebidang tanah, sebaiknya pastikan lokasi tanah tersebut berpotensi mengalami kenaikan harga yang tinggi atau rendah pada waktu mendatang. Secara umum tanah yang berlokasi dekat dari fasilitas umum atau lokasi industri adalah yang berpotensi besar mengalami kenaikan harga dalam waktu cepat. Di samping itu, biasanya lokasi tanah yang berada dekat dari daerah pengembangan kota, pusat-pusat pendidikan, proyek-proyek pemerintah, dan yang lainnya juga memiliki prospek yang bagus nantinya.

Sehingga untuk memastikan lokasi tanah tersebut betul-betul cocok untuk investasi, sebaiknya Anda melakukan riset maupun survei terlebih dahulu dengan mengunjungi lokasi tanah secara langsung. Tanyakan kepada masyarakat sekitarnya, jika perlu bertanya kepada pemerintah setempat berkaitan dengan lokasi tersebut.

Yang selanjutnya adalah kondisi tanah merupakan juga termasuk salah satu faktor yang perlu untuk diperhatikan. Maksud dari kondisi tanah di sini meliputi banyak hal. Diantaranya juga adalah bentuk tanah, kerataan dan kepadatan tanah, ukuran tanah, serta arah tanah.  Biasanya bentuk tanah yang disukai banyak pembeli adalah tanah yang berbentuk persegi atau trapesium. Namun, terkadang pembeli tidak mau membeli tanah yang berbentuk persegi panjang jika lebar mukanya kurang bagus. Secara umum mereka lebih senang membeli tanah yang memiliki muka lebar berkisar 40-75% dari total tanah.

Sedangkan ntuk tingkat kerataan dan kepadatan tanah, biasanya pembeli lebih senang untuk membeli tanah yang rata dan padat. Karena bagi pembeli bentuk tanah yang tidak rata, berbentuk jurang, serta kurang padat, membutuhkan tambahan biaya yang cukup besar untuk melakukan perbaikan. Jika mereka tetap akan membelinya, umumnya akan ada permintaan pemotongan harga kepada Anda.

Kemudian untuk ukuran tanah, sebaiknya Anda menyesuaikan dengan lokasi tanah tersebut. Maksudnya, jika Anda menemukan sebuah lokasi tanah yang strategis dan berada dekat dengan kawasan elit, maka sebaiknya Anda menjadikan ukuran tanah per kaplingnya dalam ukuran yang besar, karena kemungkinan besar para pembeli berasal dari kalangan orang-orang elit yang membutuhkan lokasi tanah yang cukup luas untuk membangun rumah besar dan mewah sesuai impian mereka.

Dan terakhir untuk arah tanah, secara umum para pembeli lebih senang untuk membeli tanah yang menghadap ke arah utara atau selatan karena pencahayaan matahari yang lebih merata. Bahkan kebanyakan para pembeli kadang juga lebih menyukai tanah yang menghadap ke timur karena penyinaran matahari di pagi hari yang cukup.

  • Kestabilan Keuangan 

Pada prakteknya bisnis investasi properti di bidang tanah adalah salah satu jenis bisnis yang bersifat jangka panjang dan berpeluang besar untuk meraih keuntungan yang besar di kemudian hari. Oleh sebab itu, maka pastikan Anda bisa menyimpan tanah tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama agar harganya semakin mahal ketika dijual nanti. Hal ini juga karena harga tanah yang selalu mengikuti pasar, juga akan selalu mengalami kenaikan tiap harinya walaupun kecil.

Sangat disarankan bagi Anda tidak menjual tanah tersebut sebelum tersimpan selama 5 tahun. Hal tersebut penting agar ketika tanah tersebut sudah benar-benar harus dijual, maka harganya bisa menjadi lebih tinggi lagi. Kemudian untuk mewujudkan hal ini, pastikan juga Anda tidak sedang mengalami masalah keuangan.  Karena jelas, apabila Anda mengalami masalah keuangan, maka kemungkinan besar Anda akan terpaksa menjual tanah tersebut untuk menutupi masalah keuangan yang sedang dialami.

PENUTUP

Demikianlah artikel seputar harga tanah di Jogja per meter 2018, adapun cara untuk kita menghitung dan mengetahui nilai atau harga tanah tiap meternya yang menyesuaikan dengan pasaran. Tentunya untuk benar-benar memahami terkait investasi tanah, Anda harus langsung mencobanya. Adapun kami ingin menawarkan kerjasama menarik bersama agen properti terpercaya di Jogja. Jadi tunggu apalagi mari bergabung dan segera hubungi call center kami berikut!

Bagikan informasi tentang Harga Tanah Di Jogja Permeter 2018 kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Rumah Dijual di Jalan Palagan ...

Rumah Dijual di Sleman
Rp 1.370.000.000 Nego
  • K. Tidur: 4
  • K. Mandi: 2

Dijual Tanah Murah Lokasi Isti...

Tanah Dijual di Bantul
Rp 1 Nego
  • L.Tanah: 600 m2

Rumah Dijual di Piyungan, Bant...

Rumah Dijual di Bantul
Rp 300.000.000 Nego
  • L.Tanah: 77 m2
  • L. Bangunan: 40 m2
  • K. Tidur: 2
  • K. Mandi: 1

Dijual Rumah Baru Di Sewon Ban...

Rumah Dijual di Bantul
Rp 1.575.000.000 Nego
  • L.Tanah: 140 m2
  • L. Bangunan: 153 m2
  • K. Tidur: 4
  • K. Mandi: 2

Tanah Sawah Dijual Murah Di Be...

Tanah Dijual di Sleman
Rp 600.000.000 Nego
  • L.Tanah: 1097 m2
  • L. Bangunan: 0 m2
  • K. Tidur: 0
  • K. Mandi: 0
SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!