Dijual Rumah Baru Di Sewon Bantul ...
Rumah Dijual di Bantul
Rp 1.575.000.000 Nego
  • LT: 140 m2
  • LB: 153 m2
  • KT: 4
  • KM: 2
Beranda » Blog » Tanah Dijual Di Jogja Dekat Kampus

Tanah Dijual Di Jogja Dekat Kampus

Dipublish pada 3 November 2018 | Dilihat sebanyak 146 kali | Kategori: Blog

Tanah Dijual Di Jogja Dekat Kampus

Yogyakarta atau yang lebih populer dengan sebutan Jogja, merupakan salah satu daerah di Indonesia yang menjadi tempat tujuan wisata maupun tujuan untuk mencari peluang usaha. Jadi tidak salah jika Jogja juga menjadi salah satu tujuan bagi beberapa orang unuk membuka ladang penghasilan atau usaha di sana. Termasuk usaha tentang jual beli tanah dengan hasil menjajikan karena menjadi salah satu kebutuhan masyarakat Jogja saat ini. Salah satunya adalah informasi Tanah Dijual Di Jogja Dekat Kampus.

Saat ini sudah banyak pengembang termasuk agen properti yang menawarkan jual beli tanah sebagai investasi jangka panjang. Apalagi biasanya tanah-tanah tertentu ditawarkan berpotensi sebagai investasi yang cukup menjanjikan. Namun prakteknya, baik jual maupun beli tanah disesuaikan dengan pertimbangan harga dan lokasi guna investasi maupun ladang penghasilan berjalan sesuai apa yang diharapkan kita.

Ketika akan merencanakan pembukaan ladang penghasilan atau usaha yang pertama-tama yang dilakukan sebagaimana awal investasi terhadap sebidang tanah adalah mencari lokasi yang strategis. Cara memilih atau menentukan lokasi tempat usaha yang strategis akan mempengaruhi kesuksesan dari bisnis yang akan dilaksanakan. Salah satunya yang paling banyak diincar tanah di jual di Jogja dekat kampus karena dianggap memiliki nilai investasi yang cukup menjajikan. Selain itu situasi dan kondisi yang tepat ini juga akan memiliki peranan penting pada investasi jangka panjang Anda terhadap properti atau tanah terkait.

Selain itu dalam sektor properti, tanah merupakan salah satu instrumen yang mamiliki banyak peminat. Pasalnya, jika berinvestasi di bidang tanah maka tidak akan memerlukan perawatan khusus sehingga minim biaya. Berbeda dengan properti berupa bangunan, seperti rumah, apartemen, ruko, kantor, atau kios, yang biasanya harus terus dipelihara sehingga kerap menghabiskan biaya tidak sedikit setiap periode tertentu.

Sementara itu di sisi capital gain, harga tanah secara umum selalu mengalami kenaikan. Persentasenya bisa biasanya berkisar antara 15% sampai 30% tiap tahunnya, bahkan dua kali lipat setelah jangka minimal lima tahun. Nilai plus inilah yang kemudian menjadikan investasi tanah cocok bagi pebisnis pemula.

PENTING SEBELUM MEMUTUSKAN JUAL BELI TANAH

Bagi Anda para pembaca yang tertarik untuk memulai bisnis properti, terutama tanah, ada beberapa prosedur yang harus dipahami guna menghindari kerugian di kemudian hari. Adapun prosedur tersebut dengan simak ulasan  berikut ini.

  1. Kondisi Tanah

Langkah paling awal yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk membeli adalah memastikan kondisi tanahnya. Ini berkaitan juga dengan kontur dan jenis tanahnya, apakah mumpuni untuk nantinya didirikan bangunan atau tidak. Sangat disarankan untu Anda membeli tanah yang posisinya tidak miring, kecuali jika Anda memang menyukai kontur tanah yang seperti ini. Aspek lainnya yang perlu dicermati adalah kondisi air. Cek dan pastikan apakah debit air di area tanah tersebut mudah untuk digali atau tidak. Lokasi juga harus masuk kedalam salah satu bahan pertimbangan Anda, guna menentukan prospek properti tersebut di beberapa tahun kemudian karena sifatnya yang jangka panjang. Usahakan juga untuk membeli tanah di lokasi strategis, dan didukung oleh infrastruktur yang memadai.

  1. Legalitas dan Kelengkapan Surat

Selanjutnya adalah legalitas dan kelengkapan surat tanah, karena permasalahan seputar keaslian sertifikat tanah yang kerap terjadi, umumnya disebabkan kecerobohan masyarakat sendiri sebelum proses transaksi berjalan. Harga murah juga biasanya memicu pembeli mudah tergiur dan lupa akan hal lain yang lebih krusial yaitu soal legalitas tanah. Kasus yang umum dan sering terjadi biasanya menyangkut sertifikat bodong dan duplikasi sertifikat asli.

Maka dari itu, untuk terhindar dari dua kasus berbahaya diatas, ada baiknya jika Anda bersama penjual mendatangi kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) setempat guna mengecek keaslian dan kelegalitasan properti yang akan dijual perbelikan. Sesuai dengan yang tertera dalam Pasal 34 PP No. 24 Tahun 1997, lembaga ini akan mengecek keaslian sertifikat berdasarkan peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, dan buku tanah. Melalui pengecekan tersebut, Anda juga dapat mengetahui secara terperinci status tanah yang bersangkutan, apakah sedang dijaminkan atau tidak, maupun dalam sengketa atau tidaknya.

  1. Membuat Perjanjian Akta Jual Beli (AJB)

Akta jual beli (AJB) merupakan perjanjian jual beli sebagai salah satu bukti pengalihan hak atas tanah sebagai akibat dari transaksi jual beli tersebut. AJB sendiri dapat berupa dalam berbagai bentuk kepemilikan tanah, baik Hak Milik, Hak Guna Bangunan, maupun Girik.

Sedangkan untuk memastikan keabsahan dari AJB tersebut, penandatanganan perjanjian ini harus dilakukan di hadapan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan saksi, dengan menyertakan beberapa persyaratan sebagai berikut:

Pihak Penjual

  • Sertifikat tanah asli
  • KTP (kartu tan penduduk) penjual
  • Jika nama penjual yang tertera meninggal atau sedang tidak di tempat, maka perlu membawa serta akta kematian, dan menyerahkan surat kuasa perwakilan bagi siapapun yang mewakilinya
  • Bukti PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dari 10 tahun terakhir atau kurang dari itu jika tanah masih baru
  • Surat persetujuan dari penjual
  • KK (Kartu Keluarga)

Pihak Pembeli

  • KTP
  • KK (Kartu Keluarga)
  • Surat persetujuan dari pembeli
  • Surat kuasa saksi
  1. Menyerahkan Berkas ke BPN

Setelah proses penandatangan perjanjian AJB, kemudian tahap terakhir yang mesti Anda lewati sebagai pembeli adalah menyerahkan berkasnya (AJB asli) ke BPN. Umumnya batas penyerahan selambat-lambatnya adalah 7 (tujuh) hari setelah melakukan kesepakatan tersebut.

Penyerahan berkas nantinya juga turut menyertakan surat permohonan balik nama dengan tanda tangan pembeli, sertifikat hak atas tanah, KTP penjual dan pembeli, bukti lunas Pph, serta bukti lunas BPHTB. Setelah pemberian berkas tersebut, petugas kemudian akan membuatkan surat tanda bukti penerimaan proses balik nama. Terakhir, nama penjual dalam buku tanah dan sertifikat akan dicoret dengan tanda tangan dari kepala kantor pertanahan. Kemudian proses jual beli tanah pun selesai dan akan menjadi atas nama kepemilikan Anda.

PENTING DALAM INVESTASI TANAH

Dalam atau saat akan merencanakan pembukaan investasi terhadap sebidang tanah, maka perlu pertama-tama mencari dan mempertimbangkan lokasi yang strategis. Cara memilih atau menentukan lokasi tempat usaha yang strategis seperti halnya tersebut akan mempengaruhi kesuksesan dari investasi yang akan Anda lakukan. Terutama apakah tanah tersebut berpotensi untuk menghadirkan keuntungan atau tidaknya bagi Anda. Jelas hal ini dikarenakan investasi properti termasuk tanah merupakan investasi jangka panjang yang harus dikelola dan di pertimbangkan oleh banyak hal.

Memilih dan menentukan lokasi tertentu sangat penting bila Anda serius membeli tanah sebagai investasi. Terdapat bahkan banya pertimbangan yang harus dilakukan agar nantinya tanah yang telah dibeli tersebut bisa menjadi investasi yang mendatangkan keuntungan berlipat bagi Anda. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa salah satu jenis investasi yang berpotensi besar untuk meraih banyak keuntungan bagi kita adalah investasi tanah. Saat ini, kebutuhan terhadap tanah yang semakin hari semakin besar menjadikan investasi tanah bersifat jangka panjang. Tanah sekarang ini merupakan sumber ekonomi yang jumlahnya terbatas, sedangkan bagi pihak yang membutuhkan justru terus mengalami peningkatan.

Laju percepatan penduduk dan jumlah populasi penduduk yang kian meningkat tiap harinya tidak berbanding lurus dengan tanah yang kian hari semakin sempit karena secara otomatis dipakai dan digunakan oleh tiap orang. Lahan yang semakin sempit, dan kebutuhan akan tanah semakin meningkat juga menyebabkan harga tanah melambung tinggi.

Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya harga sebuah tanah. Di antranya adalah faktor lokasi, kondisi tanah, faktor ekonomi, kepadatan penduduk, dan lain sebagainya. Maka dari itu, harga jual tanah yang lokasinya dekat dari jalan raya besar maupun sekitar fasilitas-fasilitas umum seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, kampus, cenderung lebih tinggi dibandingkan harga jual tanah yang berlokasi jauh dari tempat-tempat tersebut seperti di pinggiran kota.

Investasi tanah merupakan investasi bisnis di bidang properti yang paling mudah dijalankan dan  berpotensi besar untuk meraih keuntungan banyak dibandingkan dengan investasi bisnis di bidang properti lainnya. Bisa juga dijadikan sebagai usaha sampingan karena Anda bisa menjualnya kembali di kemudian hari dengan harga yang lebih baik.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk menanam investasi bisnis berupa tanah, pastikan Anda paham betul cara memilih dan menentukan lokasi tanah untuk investasi yang tepat. Hal ini sangat penting karena potensi kerugian dalam berbisnis properti di bidang tanah sebanding dengan potensi keuntungan yang bisa Anda didapatkan.

Salah satu lokasi yang paling banyak diincar adalah di area kampus. Karena tanah di jual di Jogja dekat kampus karena dinilai memiliki hasil investasi yang cukup menjanjikan. Terkhususnya area dekat kampus merupakan area potensial untuk membuka berbagai bidang usaha.

TANAH DEKAT KAMPUS BERPOTENSI

Selain karena menjadi salah satu tujuan tempat wisata, Jogja dikenal sebagai salah satu daerah atau kawasan tujuan pelajar. Pendidikan di Jogja adalah salah satu terbaik se Indonesia bahkan se Asia Tenggara. Maka dari itu tidak di pungkiri banyak pelajar dari daerah lain berlomba untuk bisa mencicipi pendidikan di Yogyakarta yang memang terbaik.

Hal ini juga mendorong investasi properti jangka panjang seperti tanah menjadi paling diincar, terutama yang lokasinya strategis dekat dengan kampus. Mengapa tanah di dekat kampus banyak diincar? Alasannya adalah karena tanah yang dekat dengan kawasan Kampus dianggap lebih berpotensi untuk menjalankan investasi seperti membuka ladang penghasilan. Tak jarang beberapa orang rela membayar mahal pada agen properti untuk mendapatkan tanah di area dekat kampus.

Pada umumnya, tanah di dekat kampus memiliki potensi menghasilkan penghasilan yang cukup menjanjikan. Biasanya tanah akan dikelola menjadi bangunan seperti kos, kontrakan atau rumah sewa yang memang menjadi kebutuhan khusus mahasiswa untuk bertempat tinggal terutama bagi mereka yang merantau. Selain itu, tanah dekat kampus pun cocok untuk model penjualan seperti usaha fotocopy dan percetakan, warung kecil, warung kopi, usaha kuliner atau jajanan ringan yang tidak terlalu mahal, seperti usaha jualan batagor,usaha jualan gorengan dan camilan atau cemilan lainnya. Tentunya hal tersebut banyak disukai oleh mahasiswa sehingga sangat berpotensi untu meraup keuntungan.

PENUTUP

Demikialah ulasan mengenai tanah di jual di Jogja dekat kampus, jika Anda hendak atau berkenan mencari atau membeli tanah yang berada di kawasan kampus, Anda bisa menghubungi kami melalu call center berikut. Sebagai salah satu agen properti terpercaya kami akan menjamin segala kebutuhan dan kepercayaan Anda. Segera bergabung dengan kami. Sekian dan semoga bermanfaat.

Bagikan informasi tentang Tanah Dijual Di Jogja Dekat Kampus kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Rumah Dijual di Piyungan, Bant...

Rumah Dijual di Bantul
Rp 300.000.000 Nego
  • L.Tanah: 77 m2
  • L. Bangunan: 40 m2
  • K. Tidur: 2
  • K. Mandi: 1

Tanah Sawah Dijual Murah Di Be...

Tanah Dijual di Sleman
Rp 600.000.000 Nego
  • L.Tanah: 1097 m2
  • L. Bangunan: 0 m2
  • K. Tidur: 0
  • K. Mandi: 0

Dijual Tanah Murah Lokasi Isti...

Tanah Dijual di Bantul
Rp 1 Nego
  • L.Tanah: 600 m2

Rumah Dijual di Jalan Palagan ...

Rumah Dijual di Sleman
Rp 1.370.000.000 Nego
  • K. Tidur: 4
  • K. Mandi: 2

Dijual Rumah Baru Di Sewon Ban...

Rumah Dijual di Bantul
Rp 1.575.000.000 Nego
  • L.Tanah: 140 m2
  • L. Bangunan: 153 m2
  • K. Tidur: 4
  • K. Mandi: 2
SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!